Minggu, 25 Juli 2010

membuat flashdisk anda KEBAL VIRUS

Ada antivirus buat Flashdisk anda??? Tp kadang hanya kompatibel dg Flashdisk keluaran terbaru/U3???
nah untuk tu saya berikan solusi sederhananya agar semua tipe flasdisk anda KEBAL dari VIRUS(cie ile)haha...

Biasanya yang namanya Virus masuk ke UFD(USB FLASH DISK)tuh melalui file Autorun.inf kan???
nah jikalau di UFD sudah ada file/folder autorun.inf maka digantikan oleh autorun.inf yg telah ter-infeksi virus.

coba aja dulu trik sederhana yang baru aku coba tadi..haha

pertama Klik Start lalu klik Run
lalu Ketik cmd dikotak run,nah klik OK
Akan muncul jendela command prompt
pindah ke drive tempat UFD
Misal UFD anda di drive G
Ketik G:
Sesudah itu ketik md autorun.inf ,enter

md autorun.inf\autorun.ini ,enter

md autorun.inf\autorun.ini\con\\.\\ ,enter.

Tutup jendela command prompt
Maka di UFD akan tampil sebuah folder autorun.inf yg tidak bisa dihapus(oleh Windows) dan juga tdk bisa diganti/overwrite oleh virus yg sembunyi di autorun.inf..weee cuit...cuit..haha

Trik diatas itu berdasar:

Di Windows tdk boleh /tdk dikenal file/folder sama.
Sedang virus meng-infeksi UFD dg cara membuat/mengganti/overwrite file autorun.inf
Jd virus tdk bs menginfeksi UFD karena Windows/virus tdk bisa menghapus/overwrite 'con' folder yg ada di dalam folder autorun.inf
Ga percaya?
Coba buat folder(di Windows) dg nama con,pasti ga akan bisa..hahaha

Moga bermanfaat :)

Note: Flashdisknya harus clean dr virus dulu lo ya :)

menghapus virus dan mengoptimalkan windows

Disini kita akan belajar bagaimana virus berkerja, menyebarkan diri, dan menghapusnya

Virus adalah aplikasi yang hampir tidak baik. Menginfeksi komputer dengan menaruh induk didalam komputer dan menyembunyikan dirinya. Apabila induk berhasil ditempatkan maka ia akan menyebarkan anak-anaknya(tidak lebih anaknya adalah induk virus sendiri). Virus dapat menyebar melalui jaringan dan Plug and Play devices seperti disket dan flashdrive, dengan memanfaatkan kelemahan user dan komputer akhirnya virus dapat masuk dengan sempurna.

Secara lengkap begini contoh virus berkerja.

Virus A terdapat di flashdrive anda. Kenapa virus A bisa ada diflashdrive? tentu saja dia tercipta karena komputer sebelumnya telah menginfeksi hardisk komputer. Saat virus mencoba masuk ke flashdrive dia memiliki 2 metode. Yang pertama dia hanya menciptakan induk dan autorun.inf, yang kedua ia memanfaatkan folder, foto, musik, dan aplikasi anda sebagai pemicu untuk membohongi user(bisa disebut juga social enginering). Autrun.inf berguna sebagai pemicu virus yang didalamnya biasanya terdapat command = "open=virus A.exe". dengan begini saja virus dapat berjalan apabila icon flashdrive diklik 2 kali dan tentu saja banyak command yang lain untuk memanfaatkan anda. Saat virus berhasil di eksekusi maka ia akan kembali menginfeksi komputer yang lain dan begitu seterusnya.

Kita tidak perlu panjang-panjang membahas virus dan autorun.inf karena anda juga akan mengerti secara otomatis ^^.

Biasakan saat buka flashdrive jangan men-double klik icon flashdrive, mengklik kanan dengan opsi open dan explorer atau bahkan menu buatan virus sendiri. biasakan untuk mengecek apakah yang dibuka file anda atau virus dengan teknik mengganti type view menjadi details. Dengan begitu anda dapat bisa membedakan mana yang virus mana yang bukan. Virus yang pintar dapat menyembunyikan file anda dan menjadikannya virus yang berpenampilan file anda. Dengan begini anda sulit membedakan.

To 2 point. Saya akan mengajarkan teknik sederhana menghapus virus sendiri(teknik ini berkerja apabila virus tidak meninfeksi ekstensi .bat dan .cmd karena saya akan bermain dengan command prompt.

Pertama, jika komputer sudah kena virus biasakan untuk mematikan system restore agar virus tidak dapat kembali lagi. Masuk ke safemode > buka notepad dan ketik :
assoc .exe=exefile
assoc .vbs=vbsfile
dan safe menjadi "backup.cmd" bukan .txt dan taruh file didesktop. Setelah itu buka command prompt lagi dan ketik :
assoc .exe=txtfile
assoc .vbs=txtfile
dengan otomatis aplikasi dan vbsfile menjadi beku dan tidak bisa dibuka. Restart komputer dan chek register virus itu sendiri. Apabila anda tidak mengerti tentang register buka aplikasi ccleaner dan lihat startupnya. Biasanya virus terdapat di c:\windows atau \system32 dan menggunakan nama yang aneh. Delete register tersebut dan apabila register tersebut tidak kembali lagi maka virus pun telah mati.
Teknik ini berkerja 70% pada virus .vbs dan 15% pada virus .exe

Nah biasanya virus selalu meninggalkan file kita dalam keadaan tetap tersembunyi. Biasanya saat antivirus menghapus virus di hardisk atau flashdrive anda akan melihat seakan-akan file anda menghilang dikarenakan file anda telah menjadi hidden systemfile. Untuk menampilkannya kembali maka buka command prompt dan ikuti langkah berikut ini :

Apabila flashdrive yang terkena virus terdapat di drive D, maka ketikan :
attrib -s -h d:\*.* /s /d
dengan begini semua file yang ada diflashdrive akan muncul semua.

Selamat mencoba

Selasa, 20 Juli 2010

Membuat Hiren’s Boot CD dari Flashdisk

Hiren’s versi 9.7 dan versi 9.8 secara struktur telah mengalami penyempurnaan dari versi 9.6 dan sebelumnya. Sepertinya programmer Hiren telah bekerja keras untuk menata kembali program-program dalam Boot CD ke dalam kategorisasi yang lebih teratur. Ini terbukti dari akses menu yang lebih mudah dan terstruktur.

Dalam versi terbaru ini juga ada update beberapa program yang dalam versi terdahulu sempat terdeteksi sebagai virus oleh beberapa program antivirus. Bagi yang punya antivirus galak seperti Avira, tentu hal ini sangat menjengkelkan. Beberapa pembenahan bug dan update program juga membuat rilis program terakhir ini menjadi lebih menarik. Bahkan sekarang Hiren’s dilengkapi Sistem Operasi Windows XP sehingga bisa langsung booting ke GUI Windows tanpa harus repot-repot dengan instalasi.

Nah, kali ini kita akan membuat USB Flashdisk Hiren’s dengan segenap fasilitas di atas agar lebih kompak dan fleksibel..

PENGANTAR
Untuk membuat sendiri Hiren Boot USB Flashdisk versi 9.7 dan 9.8 perlu ada program yang berbeda dari program yang digunakan dari versi sebelumnya. Meski berbeda, namun secara keseluruhan, caranya tidak serumit versi sebelumnya. Anda dapat melihat perbedaannya dengan menyimak cara Membuat Hiren’s Boot CD dari Flashdisk 9.6 ke bawah yang saya ulas sebelumnya.

Anda tidak perlu lagi membuat salinan Sistem Operasi MSDOS dan menambahkannya ke Flashdisk. Cukup Anda download tool yang diperlukan, ikuti langkah demi langkah instalasi. Tidak percaya? Silakan simak caranya berikut ini dan buktikan sendiri :)

PERSIAPAN
Untuk memulai praktek kali ini, Anda perlu mempersiapkan hardware dan program berikut:ini:

  1. Komputer dengan sistem operasi windows yang sehat dan Flashdisk USB dengan ukuran minimal 256MB. Saya sarankan Anda memilih flashdisk dengan ukuran maksimal 4GB untuk mengurangi kemungkinan trouble saat melakukan booting.
  2. USB Disk Storage Format (34KB). Formatter ini memiliki fungsi yang sama dengan HPUSBFW.EXE yang saya sampaikan dalam posting sebelumya.
  3. Grub4DOS (147KB). Program ini digunakan untuk menginstall Bootloader untuk flashdisk Anda. Program inilah yang menggantikan fungsi file sistem MSDOS pada versi sebelumnya. Di dalamnya juga ada dua file yang nantinya harus Anda salin ke dalam USB Flashdisk Anda.
  4. Hirens Boot CD versi 9.7 atau versi 9.8. Buka tulisan tersebut. Temukan link download Hiren’s Boot CD di bagian bawah artikel untuk mendapatkan File ISO Hiren’s. Setelah selesai Anda bisa langsung mem-burning ke dalam CD atau langsung Anda Insert ke dalam Drive Virtual dengan menggunakan program semacam Virtual CD, Virtual Drive, atau DaemonTools hanya untuk memenuhi kebutuhan pembuatan Hiren’s Boot USB ini.

LANGKAH INSTALASI

  1. Tancapkan flashdisk USB Anda, ekstrak dan jalankan USB Disk Storage Format. Pilih flashdisk USB Anda di bagian ‘Devices’. Pilih File SystemFAT32‘, akhiri dengan meng klik ‘Start‘.
    hirens-boot-usb-flashdisk1
  2. Akan muncul menu konfirmasi berikut ini, pilih Yes. Tunggu beberapa saat hingga proses format selesai, Klik ‘OK‘.
    hirens-boot-usb-flashdisk2
  3. Ekstrak file grub4dos_guntingbatukertas.zip hasil download Anda. Dobel klik grubinst_gui.exe untuk menjalankan program Grub4Dos Installer 1.1 seperti tampilan di bawah ini. Pilih Disk Anda, pastikan Anda memilih flashdisk dengan benar. Perhatikan pada ukuran space nya. Klik pada tombol Refresh Part List, kemudian pilih Whole Disk(MBR). Mulai proses pemasangan Bootloader pada flashdisk dengan mengklik Install. Tunggu beberapa saat Hingga selesai.
    hirens-boot-usb-flashdisk4
  4. Copy file grldr dan menu.lst dari folder grub4dos ke Flashdisk USB Anda. File ini merupakan kombinasi Bootloader untuk mengarahkan proses booting ke flashdisk.
    hirens-boot-usb-flashdisk6
  5. Masukkan BootCD (9.7 atau 9.8) ke Drive CD dan copy semua file yang ada di dalamnya ke dalam Flashdisk.

Sekarang, coba jalankan flashdisk Anda untuk melakukan booting dari awal.

PERIKSA SETTING PC ANDA

  • Agar dapat booting dengan baik dengan Flashdisk USB astikan PC Anda mendukung booting melalui Flashdisk. Masuk pada BIOS dengan menekan tombol ‘Del‘ pada keyboard atau tombol lain sesuai BIOS Anda. Kemungkinan alternatifnya adalah ‘F1‘, ‘F2‘, ‘Insert‘ dan ‘F10‘. Mungkin beberapa motherboard lain mengharuskan untuk menekan tombol lain untuk dapat masuk ke BIOS. Perhatikan pesan saat booting seperti ini ‘Press [Del] to enter Setup‘ yang mengindikasikan bahwa Anda harus menekan ‘Del’ untuk dapat masuk ke BIOS.
  • Cek BIOS Anda. Jika Anda memakai BIOS keluaran AMI, mungkin Anda perlu mengubah setting pada pilihan ‘USB Keyboard Legacy support‘.
  • Setting BIOS:
    Untuk AMI BIOS:
    - Masuk ke Feature Setup, Set ke posisi ‘Enable‘ beberapa fungsi berikut: ‘USB Function Support‘, ‘USB Function For DOS‘ dan ‘ThumbDrive for DOS‘.
    Masuk ke bagian Advanced Setup, set ‘1st Boot Device‘ ke ‘USB RMD-FDD‘. Reboot PC Anda, dan seharusnya Anda sudah bisa booting melalui Flashdisk USB.- Masuk ke bagian USB Mass Storage Device Configuration. Pilih ‘Emulation Type‘ dan set ke ‘Harddisk‘. Kemudian masuk ke ‘Boot Menu‘ dan set ‘1st boot device‘ ke ‘USB Stick‘. Exit dari BIOS untuk menyimpan perubahan.
    Jika tetap tidak bisa, Anda bisa coba pilihan ‘Emulation Type‘ ke ‘Floppy‘ atau ‘Forced FDD

    Untuk Phoenix/Award BIOS:
    Masuk ke ‘Advanced BIOS Features‘. Pilih ‘1st Boot device‘ dan set pada ‘USB ZIP‘.

  • Jika semua setting di atas masih belum membuat USB Hiren Anda berjalan normal atau keluar GRLDR, silakan coba download dan gunakan Syslinux untuk menggantikan fungsi grub4dos.

Jumat, 16 Juli 2010

Kiat Mengatasi Laptop Acer yang Blank, No Boot

Jika anda menyalakan netbook AspireOne anda dan hanya mendapatkan layar "hitam", mungkin anda mengalami apa yang pernah saya alami. Kondisi netbook yang terjadi adalah: tombol "power" hidup (ada aliran listrik) tetapi layar tidak menampilkan proses booting atau apapun. Setelah saya bawa netbook tersebut ke pusat servis resmi Acer, petugas mengatakan ada dugaan BIOS netbook itu perlu di-update. Biaya servisnya: Rp.165 ribu!

Setelah browsing sana-sini, saya menemukan artikel oleh Macles yang menjelaskan cara mengatasi masalah ini. Maka, bagi yang membutuhkan, saya akan posting ulang penjelasan Macles (ke dalam bahasa Indonesia)...


Harap baca hingga selesai sebelum dipraktekkan:
  1. Siapkan USB flashdisk kosong (backup data-data yang ada di dalamnya [jika ada]), kemudian lakukan format (dengan filesystem FAT, bukan FAT32).
  2. Unduh (download) BIOS terbaru di situs resmi Acer yang sesuai dengan tipe AspireOne anda. Karena saya memakai AspireOne A150, maka saya mengunduh BIOS dengan nama file: "BIOS_Acer_3310_A_AOA110 & AOA150.zip".
  3. Pada komputer/laptop yang berfungsi normal, ekstrak file zip yang telah diunduh.
  4. Pada file zip yang saya unduh, terdapat folder "Dos_Flash". Buka folder tersebut dan salin (copy) file 3310.fd dan FLASHIT.EXE ke dalam USB Flashdisk yang telah diformat tadi. Pastikan tidak disimpan di dalam folder.
  5. Ubah nama file BIOS 3310.fd menjadi ZG5IA32.FD (INI PENTING!).
  6. USB flashdisk yang saya gunakan untuk upgrading BIOS hanya berisi dua file itu saja.
  7. Pasang baterai netbook dan sambungkan kabel listrik netbook (terhubung pada aliran listrik).
  8. Pasang USB Flashdisk pada USB Port bagian kanan depan netbook anda.
  9. Tekan tombol Fn dan Esc bersamaan dan tahan, lalu tekan tombol "power" selama sekitar 3 detik lalu lepaskan ketiga tombol tadi.
  10. Tekan sekali lagi tombol "power".
  11. Lampu LED pada USB flashdisk akan menyala dan berkedip-kedip. Itu tanda proses upgrading/flashing BIOS sedang berjalan. Jangan tekan apapun selama proses ini, dan jaga agar listrik tetap terhubung.
  12. Jika proses upgrading selesai, netbook akan mati dan me-restart secara otomatis, lalu akan mem-boot Windows (atau OS lain yang anda gunakan, mungkin) seperti sedia kala. Lalu tersenyumlah, atau berjoget. :p
Catatan: Jika setelah proses restart otomatis layar netbook anda masih tetap "blank" selama lebih dari 2 menit, matikan netbook dengan menekan dan menahan tombol "power". Lalu pastikan USB flashdisk yang tadi digunakan sudah anda cabut, kemudian coba nyalakan lagi netbook anda.

Mudah-mudahan membantu... (Jika berhasil, anda mungkin telah terselamatkan dari biaya servis ratusan ribu seperti saya.) :D

Cara Praktis Update Bios Motherboard lewat CD

Belakangan ini Floppy Drive menjadi hardware langka. Beberapa PC Branded (baca=bermerk) sudah tidak mem-bundle paket PC nya dengan floppy disk lagi. Hal ini membuat proses update BIOS menjadi agak rumit, terutama bila mengingat banyak pihak yang tidak menyarankan meng-update BIOS lewat Windows.

Beberapa Program Update BIOS memungkinkan proses Flash dilakukan di dalam Windows namun tingkat kegagalannya cukup tinggi. Update BIOS yang gagal akan mengakibatkan komputer Anda dalam hal ini Motherboard menjadi barang rongsokan, kecuali motherboard yang memiliki failitas Dual BIOS atau Bios Backup.

Lalu apa solusinya? Buat CD Bootable (baca= bisa digunakan untuk booting) dengan program update flash didalamnya. Anda juga dapat membuat USB Flashdisk bootable dengan program update flash didalamnya. Anda bisa temukan tulisan tentang hal tersebut di bagian lainnya.

Disini saya akan menggunakan program pembakar CD Ahead Nero Burning ROM version 7. Anda bisa menggunakan Software burning CD yang anda senangi selama program tersebut memiliki fasilitas pembuatan Bootable CD.

Pertama, Download file Boot Image di sini. File ini berbeda versi dengan yang digunakan dalam posting Membuat Hiren’s Boot CD dari Flashdisk
Anda perlu file boot.zip ini untuk membuat sistem CD Bootable. Gunakan Winzip, WinRAR
atau program ekstrak file lainnya. Ingat di mana Anda menyimpan file hasil ekstraksi ini. Nanti Anda akan memerlukannya.

Berikut ini daftar file yang terdapat dalam file image. File-file inilah yang nantinya muncul dalam drive A:\ setelah Anda melakukan booting.

File Image ini hanya berisi file-file penting yang diperlukan DOS dan seumlah driver CDROM ATAPI dan SCSI. Jika Anda mencari emm386 atau himem, Anda tidak akan menemukannya.

Mari kita mulai. Saya asumsikan Anda telah berhasil men-download file yang diperlukan tadi serta program Update BIOS yang tepat.

Panduan membuat Bootable CD

  1. Buka Nero Burning ROM dan pilih “New Compilation”.
  2. Pilih CD pada bagian atas drop down list.
  3. Pada sisi kiri, scroll ke bawah sampai muncul “CD-ROM (Boot)”, Pilih.
  4. Pada Tab Boot, pilih “Image File” sebagai sumbernya dan Browse lokasi dimana Anda tadi menyimpan file boot.img
  5. Klik tombol New”.
  6. Dalam sesi File Browser, arahkan folder ke tempat Anda menyimpan file hasil download BIOS.
    Drag dan Drop file tersebut ke sisi kiri panel
  7. Pilih CD-Writer yang akan Anda gunakan dari drop-down list
  8. Klik tombol Burn untuk mulai membakar CD Bootable Anda.

Meng-update BIOS dengan menggunakan CD Bootable

Panduan di bawah ini mengacu pada update bios komputer DELL. Sesuaikan perintah dengan yang ada pada komputer Anda. Akan ada beberapa perlakuan yang berbeda bagi tiap motherboad.

  1. Boot komputer dan ketika muncul BIOS Boot screen, tekan tombol F12. Masukkan CD yang tadi telah Anda buat.
  2. Pilih Booting dari CD, maka selanjutnya Anda akan lihat DOS Prompt A:\
  3. Drive A berisi file yang berada dalam boot.img seperti saya sebutkan sebelumnya
  4. Drive Z berisi File Update BIOS Anda.
  5. Pindah ke drive Z, ketik Z: [Enter]
  6. Pada DOS Prompt, ketikkan nama file Update BIOS Anda, misalnya saya pakai BGX24005.EXE.
  7. Ikuti perintah yang ada di layar hingga selesai.
  8. Restart komputer Anda dan Anda akan dapatkan BIOS Anda yang telah terupdate!

Panduan Cara Membuat Partisi dalam Flashdisk USB Lengkap Bergambar

Anda pernah berandai-andai bisa membuat partisi dalam flashdisk USB Anda? Kali ini, dengan mengikuti panduan di bawah Anda akan bisa melakukannya sendiri. File yang akan kita gunakan ini baru bisa didukung oleh Windows XP, dari sononya nggak ada keterangan lebih lanjut tentang Windows Vista ataupun Linux, maaf..

Panduan ini sekaligus menjadi jawaban dari permintaan rekan Otakanan001 yang rajin belajar TI :) Setelah googling dapetlah ringkasan berikut ini.

Cara Kerja
Sebelumnya, saya akan sedikit berikan penjelasan bagaimana logika kerja praktek kita kali ini. Biasanya, Flashdisk USB dideteksi oleh WindowsXP/Vista sebagai Removable Media, mirip seperti CD dan DVD yang bisa dicopot dan dicomot. Oleh karenanya Windows tidak akan menampilkan lebih dari satu partisi Flashdisk. Begitu juga, pengguna tidak diberi pilihan untuk membuat partisi baru dalam Removable Media. Namun, logikanya jika kita bisa membuat Windows mampu mendeteksi Flashdisk USB sebagai Fixed Drive seperti layaknya Harddisk, pengguna dapat membuat multi partisi dalam Flashdisk tersebut. Windows secara otomatis juga akan bisa mendeteksi dan menampilkan partisi tersebut.

Untuk melakukan proses ini, kita perlu membalik Removable Media Bit (RMB) dalam device USB. Inilah yang akan memberitahu kepada Windows bahwa Flashdisk yang kita pakai adalah Fixed Disk, bukan Removable Media. Setelah proses pembalikan bit ini berhasil, Anda akan bisa membuat partisi dalam Flashdisk USB.

Disclaimer
Sebelumnya perlu saya sampaikan bahwa tidak ada jaminan bahwa tool yang dipergunakan dalam panduan ini dapat bekerja baik pada semua flashdisk dan justru mungkin menyebabkan flashdisk rusak. Tidak ada garansi samasekali, pergunakan dengan hati-hati dengan resiko Anda tanggung sendiri. Saya sarankan Anda untuk mem-backup semua data sebelum memulai proses berikut ini.

Proses pembuatan partisi dalam Flashdisk USB.
A. Membalik RMB Flashdisk

  1. Download file BootIt tool dan extract ke dalam PC AndaTancapkan Flashdisk Anda dan jalankan BootIt.exe
  2. Pilih Flip Removable Bit:
    partisi-flashdisk1-boot-it
  3. Cabut flashdisk, dan tancapkan kembali. Sekarang seharusnya Flashdisk Anda akan terdeteksi sebagai Fixed Disk (bukan sebagai removable disk). Anda dapat memeriksanya dengan mengklik kanan Flashdisk dan lihat di Device Properties.

B. Membuat partisi dalam Windows
Langkah berikut ini mensyaratkan Anda sudah membalik RMB Flashdik seperti disebutkan dalam langkah A. di atas.

  1. Pilih Start > Run, ketik diskmgmt.msc [OK]
  2. Dalam jendela Disk Management, klik kanan Flashdisk Anda dan pilih Delete Partition
    partisi-flashdisk1-delete-partition
  3. Klik kanan Flashdisk Anda kembali dan pilih New Partition
    partisi-flashdisk1-new-partition
  4. Ikuti langkah dalam New Partition Wizard dan buat ‘Primary Partition’. Saat berada pada pilihan Partition Size, Pastikan Anda memasukkan nilai yang lebih kecil dari kapasitas maksimal flashdisk Anda untuk menyisakan ruang bagi partisi berikutnya.
    partisi-flashdisk1-partition-size
  5. Lanjutkan Wizard, memberi Pilihan Abjad dan memformat partisi. Saya merekomendasikan FAT32.
  6. Setelah selesai membuat partisi pertama, Anda dapat menambahkan partisi tambahan dengan mengulangi langkah 3 hingga 5 pada space kosong yang tersisa dalam flashdisk.
    partisi-flashdisk1-remaining-partitions
  7. Setelah semua selesai, Anda akan mendapatkan beberapa partisi dalam flashdisk dan terdeteksi sebagai drive yang dapat dipakai secara terpisah dalam Windows.

Mudah bukan? Sekarang Anda bisa mengembangkan penggunaan Fixed Disk ala Flashdisk yang barusan kita buat untuk sesuai keperluan kita masing-masing. Termasuk salah satu kelebihannya, Autorun bawaan Windows ga bakal sering muncul tiap kali kita masukkan Flashdisk. Nah, sekarang tinggal mau Anda gunakan untuk apa?

KETERANGAN (thanks to jaringandingin):
Jika karena sesuatu dan lain hal Anda pengen mengembalikan flashdisk dari Fixed Disk ke kondisi semula, caranya cukup gampang:

  1. Klik kanan pada Bootlt.exe, pilih Run As > Administrator. Di sini Anda (mungkin) akan diminta konfirmasi dan perlu menyediakan password Administrator.
  2. Pilih drive flashdisk anda > klik tombol Flip Removable Bit.
  3. Cabut flashdisk dan colokkan kembali. Sekarang Flashdisk Anda akan kembali menjadi Removable Disk.

Kamis, 15 Juli 2010

Cara Burning CD/DVD dengan Hiren’s BootCD 9.8

Anda pernah bertanya-tanya apakah Anda bisa melakukan burning CD tanpa menginstall program apapun dalam Windows? Atau pernah berpikir bahwa dalam kondisi darurat Anda harus menyelamatkan data ke dari harddisk PC yang mengalami kegagalan Sistem Operasi? Hirens’s Boot CD jawabannya. Tool multiguna Hiren ini datang dengan paket program burning tool (sebutan umum program pembakar/pengkopi CD dan DVD)yang fleksibel. Hanya dengan mengetikkan sebaris perintah dalam command prompt Anda kini bisa mem-backup data penting dari PC Anda pada saat-saat kritis ketika PC mengalami masalah.

Hiren’s Boot CD seperti dalam ulasan sebelumnya, berisi kompilasi sejumlah tool yang berguna untuk melakukan backup, recovery sistem operasi dan data, sekaligus reparasi software dan hardware. Salah satu program yang menarik kita bahas di sini adalah program untuk melakukan burning CD/DVD. Dengan Hiren Anda bisa melakukan burning tanpa harus menginstall program apapun. Bahkan dengan burning tool versi DOS kita tidak lagi tergantung pada sistem operasi yang ada di komputer.

Program yang saya maksud di sini adalah ExpressBurn dan DosCDRoast beta2. ExpressBurn adalah burning tool yang terintegrasi pada menu autorun Hirens. Sementara dosCDroast adalah burning tool yang berjalan dalam ms-dos prompt.

Sekarang, mari kita langsung bahas satu persatu:

Pertama, ExpressBurn.
Program ini merupakan burning tool dengan GUI (Graphical User Interface) yang berjalan dalam sistem Operasi Windows. Expressburn datang bersama paket menu Autoplay Hiren’s Boot CD. Program ini bisa menjadi alternatif jika Komputer Anda tidak memiliki program sejenis seperti Nero Essentials/Burning Tool atau CloneCD. Anda tidak perlu khawatir tentang format media yang didukung program ini. ExpressBurn telah mendukung berbagai format CDR/RW, DVD-+R/RW, bahkan Blue Ray Disk. Untuk mengakses program ini silakan:
1. Booting seperti biasa ke dalam Windows dan masukkan Hiren’s Boot CD ke dalam Drive Anda. Tunggu hingga Autoplay berjalan dan menampilkan menu Hiren’s. Jika Autoplay tidak muncul, klik kanan pada CD Drive berisi Hiren’s > Autoplay.
2. Dari menu Hiren’s seperti di bawah ini, pilih Backup > ExpressBurn.
hiren-boot-cd-express-burn-1
3. Dari sini Anda tinggal memilih langkah yang selanjutnya Anda lakukan, diantaranya:

  • membuat Image ISO dari CD/DVD.
  • menggandakan CD/DVD dengan terlebih dahulu menentukan format yang akan digunakan.
  • menyalin file dari harddisk ke dalam CD/DVD
  • Membuat Audio, Data, Video CD/DVD dan HD-DVD
    hiren-boot-cd-express-burn-2

Langkahnya kurang lebih sama dengan Nero Burning Tool. Pilih format media > Pilih source file, tentukan drive untuk burning dan tentukan kecepatan burning. Udah deh, tinggal burn.. :)

Kedua, DosCDroast 2 beta
DosCDroast merupakan satu-satunya program burning tool DOS yang disertakan dalam Hiren’s Boot CD. Program ini mengemulasi proses burning CD dari mode GUI. Untuk menjalankannya, Anda cukup melakukan langkah berikut ini:
Jalankan Hiren’s boot CD, pastikan Anda telah masuk ke menu utama. Program ini sangat ampuh digunakan untuk menyelamatkan data dari komputer yang sistem operasinya bermasalah.

Dari menu utama Hiren, pilih [9]Next > [5]Other Tools > [2]DosCDroast beta2. seperti urutan gambar di bawah ini.

hiren-boot-cd-express-burn-3

hiren-boot-cd-express-burn-4

hiren-boot-cd-express-burn-5

Setelah selesai proses loading file utama CDroast, Hiren akan menampilkan panduan penggunaan program ini melalui text editor. Silakan baca untuk mengetahui baris perintah apa saja yang digunakan dan bagaimana cara penggunaannya.

hiren-boot-cd-express-burn-6

Keluar dari tampilan ini lewat menu File > Exit. Hiren akan menampilkan baris perintah yang tersedia seperti gambar di bawah ini. Anda tentu sudah dapat mengira-ngira sendiri, baris perintah apa untuk melakukan apa.. Gampang kok. Misalnya untuk membuat sebuah file ISO dari CD Anda cukup mengetikkan cd2file.exe [namafile].iso [source drive]

hiren-boot-cd-express-burn-7

Dengan program ini Anda bisa:

  • menyalin data ke dalam disk
  • burning file ISO ke CD
  • menyelesaikan proses instalasi.
  • menghapus CDRW
  • mengubah file audio ke dalam format WAV atau MP3
  • mengubah format MP3 ke dalam WAV atau PCM
  • membuka/menutup drive tray
  • menjalankan Adio CD dengan basis SVGA player
  • memecah DVD, VOB dalam ukuran yang lebih kecil,
  • me-recovery CD yang rusak dan bad sector
  • menyediakan command prompt yang lebih sederhana untuk program CDR/CDRW yang lain.

Jika Anda kesulitan, silakan ketik saja perintah yang Anda kehendaki, sistem akan memandu proses penggunaannya. Anda tertarik mencoba?